banner 160x600
banner 160x600
banner 1100x250

PPKM Diperpanjang, Sopir Angkot Menjerit Minta Perhatian Pemkot Bekasi

Mdi19.com, Kota Bekasi – Kebijakan Pemerintah pusat memperpanjang PPKM hingga 9 Agustus berdampak pada para sopir Angkutan Umum di kota bekasi. Sejumlah angkutan umum berhenti beroperasi dan jumlah penumpang menurun jauh.

kesulitan yang dirasakan pengusaha moda transportasi umum dan awak angkutan.

Ketua DPC Organda Kota Bekasi Ahmad Juani melalui Keterangan tertulisnya, Rabu (8/8/2021) dan mengutip hasil wawancaranya bersama Radio Dakta Kota Bekasi, “mendukung kebijakan pemerintah memperpanjang PPKM level 4 hingga 9 Agustus 2021. Namun, DPC Organda Kota bekasi meminta pemerintah memperhatikan nasib para Pengusaha moda transportasi dan sopir angkutan umum yang saat ini dalam kondisi kesulitan.

untuk menyambung hidup, buat makan mereka benar-benar sangat sulit.

“Ini Fakta di lapangan sejak Covid-19, angkutan umum hanya 30 % saja yang beroperasi dan sangat terpuruk, untuk menyambung hidup, buat makan mereka benar-benar sangat sulit, ” kata Juani

Bahkan untuk mendapatkan sesuai hitungan operasional sudah tidak bisa lagi, sehingga banyak pengusaha yang tidak mengoperasikan armadanya dan menganggur.

Oleh sebab itu, Organda Kota Bekasi meminta nasib para awak angkutan umum diperhatikan. Salurkan bantuan untuk mereka,” imbuhnya.

Ia mengatakan, selama pandemi Covid-19, banyak sopir angkutan umum yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. di Saat ada penyaluran bantuan yang disalurkan melalui RT, RW mereka mengeluh, tidak menerima karena KTP luar daerah

Untuk saat ini sopir baru menerima bantuan dari pihak Polres Kota Bekasi dengan mekanisme penyalurannya langsung ke Terminal – terminal, seperti terminal Bekasi Kota dan kayuringin dan itupun jumlahnya sangat terbatas

DPC Organda, kata Juani, masih berusaha mencarikan bantuan untuk awak angkutan umum ke Pemerintah Kota Bekasi.

Hal senada juga disampaikan, jamaludin ketua peguyuban k11 trayek Bekasi – Bantargebang, melalui sambungan via telepon.

“Ia merasakan para sopir sangat jarang tersentuh bantuan sosial

“Kami mohon ada bantuan khusus untuk sopir, sudah bingung untuk mencari penghasilan, bagaimana nasib kami untuk bertahan hidup, sudah sulit,” katanya.

Dia menambahkan, selama Covid , jumlah penumpang menurun drastis, bisa dilihat dari kondisi di terminal dan jalan.

“kita ini nongkrong aja ga ada penumpang, sekali lagi kami berharap melalui ketua organda Kota Bekasi bisa mendengar keluhan, nasib kami kepada pemerintah Kota Bekasi, sehingga dapat meringankan beban keluarga anak istri kami, “pungkasnya

Reporter : Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1100x250