banner 160x600
banner 160x600
banner 1100x250

Diskominfo Kota Depok Berusaha Mewujudkan Kota Pintar

Mdi19.Com, Depok – Pemrintah Kota Depok berusaha mewujudkan kota cerdas atau lebih dikenal Smart city merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan suatu kota, yang mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat.

Kota cerdas juga merupakan konsep pengelolaan semua potensi sumber daya kota secara efektip dan efisien dalam menyelesaikan tantangan dan memenuhi berbagai kebutuhan, melalui manejemen inovasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Untuk itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo ) Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan.

“meningkatkan kualitas Pembangunan kota depok, serta meningkatkan layanan publik maka pemerintah kota depok telah mencanangkan penyengaraan depok smart city,” ujarnya, kamis (19/08/21).

Untuk itu Sidig melanjutkan,”yang menjadi kunci utama pengembangan depok smart city adalah inovasi yang dituangkan dalam rencana strategis dan rencana kerja perangkat daerah untuk menjamin keberlangsungan implementasinya”. Kata nya.

Keterhubungan antara dimensi Depok kota cerdas dalam misi, lanjut Sidik adalah, strategi kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 dapat digambarkan sebagai berikut :

a. Smart Govermance yaitu upaya membangun infrastruktur digital untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparan pelayanan publik, melaksanakan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia, peningkatan fasilitas pelayanan publik, pemanfaatan tehnologi informasi dan integrasi data serta pengembangan kebijakan pengelolaan pemerintahan yang pertisipasif.

b. Smart Economy yaitu upaya peningkatan daya saing ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, WUB sektor industri kreatif, pengembangan UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif, pertanian perkotaan melalui tehnologi dan digitalisasi, menciptakan kesempatan kerja dengan konsep kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah kota dan masyarakat.

c. Smart Living yaitu upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang berkualitas, aman, ramah, nyaman, terintegritasi, dan berkelanjutan.

d.Smart society upaya meningkatkan aksessibilitas layanan pendidikan, kesehatan, kualitas dan kuantitas sumber daya keluarga, tata kelola kebudayaan, pemahaman keagamaan, kebinekaan, trantibun, dan perlindungan masyarakat.

e.Smart environment yaitu upaya meningkatkan akses terhadap saran dan prasarana air limbah, kualitas dan kuantitas layanan jaringan air bersih, mengendalikan pencemaran lingkungan, meningkatkan cakupan pengelolaan sampah dengan melibatkan peran serta masyarakat dan pemamfaatan tehnologi.

f. Smart branding yaitu upaya mengemas sumber daya dan program-program dari semua dimensi menjadi branding kota depok.

Program unggulan Depok Smart City tahun 2021 juga telah berupaya memastikan keberlangsungan program agar mamfaat baiknya dapat dirasakan oleh masyarakat, seperti Badan Keuangan Daerah ( BKD ) dengan program Easy Tax, program yang memudahkan warga depok melekukan pendaftaran wajib pajak, pelaporan omzet pajak, serta pembayaran pajak, selain mempermudah Wajib Pajak ( WP ) membayar pajak, program ini juga bisa mencegah potensi kecurangan, sebab WP yang memamfaatkan program ini, tidak perlu datang kekantor BKD sehingga tidak ada pertemuan tata muka antara petugas dengan WP.

Lalu saat Pandemi Covid 19 untuk mengakomodir warga depok yang terdampak, Dinas Kesehatan meluncurkan program pusat informasi covid 19 kota depok (PICODEP), aplikasi picodep berisi data terkini mengenai perkembangan pasien dalam pengawasan (PDP) orang dalam pantauan (ODP), orang tanpa gejala ( OTG) setiap harinya sesuai dengan nama dan alamat yang bersangkutan.

Data -data ini bersumber dari bank data kementerian kesehatan ( Kemenkes) RI, rumah sakit (RS) rujukan covid 19, call center 112, layanan kegawatdaruratan 119 yang telah terverifikasi.

Dinas lingkungan hidup dan kebersihan miliki program Zero Waste, program yang mengelola sampah dari hulu ke hilir seperti pemilhan sampah, layanan jemput sampah terpilah, pengelolaan ulang sampah menjadi produk bernilai atau fungsional paving blok, pengelolaan sampah organik dengan metode maggot dan vermicomposting, lalu mengelolah sampah plastik dengan mesin, penyedian platform digital, revitalisasi TPA, perlombaan RW terbersih, dan penyedian TIM reaksi cepat sampah.

Dinas koperasi dan usaha mikro dengan program Decomart, program yang mengintergrasikan usaha koperasi utamanya yang bergerak dibidang perdagangan, dengan tujuan untuk memperluas jarngan usaha dan pasar, serta menyediakan platform digital pembelanjaan transaksional, serta membantu pemasaran produl lokal.

Dinas perlindungan anak, pemberdayaan masyrakat, dan keluarga ( DPAPMK) dengan progam sekolah ayah bunda (SAB). SAB merupakan salah satu upaya pemerintah kota depok dalam memperkuat ketahanan keluarga di kota depok, pada tahun ini SAB diketahui untuk kategori umum, sudah memasuki angkatan yang ke-tiga sedangkan SAB untuk para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK), tahun 2021 pertama kali diadakan.

Serta program City tour milik Dinas pemuda, olaraga, kebudayaan dan pariwisata yaitu program mengunjungi lokasi-lokasi dikota depok yang memiliki nilai atau tema tertentu sebagai bagian dari promise kota, antara lain heritage city tour, mengunjungi lokasi cagar budaya dan tempat- tempat bersejarah, jelajah setu, mengunjungi setu setu yang ada dikota depok, serta ikon depok, mengunjungi lokasi-lokasi yang menjadi ikon kota depok seperti alun-alun, balaikota, dan masih banyak lagi.

Selain itu seiring dengan perkembanganya, kota cerdas membutuhkan kolaborasi dari unsur pemerintahan, akademisi, Praktisi dan masyarakat, sehingga dibentuklah dewan kota cerdas, dewan kota cerdas diketahui berfungsi sebagai pengelola depok kota cerdas merupakan wadah partisipasi antar sektor dan antar elemen pembangunan dan pelaksanaan kota cerdas.

Sumber: Diskominfo Kota Depok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1100x250