DKI JakartaSeni dan Budaya

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Hadiri Pergelaran Wayang Kulit HUT Kusumo Hondrowino Jakarta

×

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Hadiri Pergelaran Wayang Kulit HUT Kusumo Hondrowino Jakarta

Sebarkan artikel ini

M19News.com | Jakarta | Sehari menjelang akhir masa jabatannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghadiri pergelaran Wayang Kulit dalam rangka Hari Ulang Tahun Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta di Tugu Proklamasi Menteng Jakarta Pusat. Sabtu 15 Oktober 2022.

Dengan dalang Milenial KRT Ki H Gunarto Gunodipuro, SH, MH Dalang Duta Budaya Eropa dan Jepang yang juga memperoleh gelar Datuk Manggala Budaya Sastra Diraja dengan lakon Gondomono Krido.

Wagub Ahmad Riza Patria mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya pergelaran wayang kulit oleh Sentono dan Abdi Dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dalam wadah Yayasan Kusumo Hondrowino DKI Jakarta.

Apalagi mengingat wayang adalah seni budaya adiluhung yang sangat luar biasa dan membanggakan, karena sudah diakui oleh dunia (UNESCO).

Dan pergelaran Wayang Kulit Millenial ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Generasi Muda. Wayang Kulit bagi saya bukan hanya sebuah seni pertunjukan atau hiburan, namun sarat dengan nilai-nilai Luhur dalam menjalankan perilaku kehidupan kita.

Jadi Cerita Wayang sangat luar biasa, ada Hikmah yang bisa diambil dalam pergelaran Wayang Kulit di Indonesia, di mana di dalamnya ada nilai-nilai filosofi, religius dan moral. sadar tidak sadar cerita maupun karakter dalam tokoh pewayangan dapat menggambarkan tingkah laku, tingkah hidup dalam pergaulan hidup di masyarakat dan beberapa tokoh wayang juga memiliki Karakter berbeda-beda. kita prihatin anak-anak muda akhir-akhir ini lebih menyukai tokoh asing yang hebat, padahal bisa jadi pencipta tokoh super tersebut kesaktiannya meniru tokoh pewayangan.

Kalau kita hayati cerita Wayang menggambarkan sifat dan kehidupan manusia jadi cerita pewayangan yang sebenarnya bisa menjadi berkat bagi kehidupan kita, sekaligus pembelajaran kebaikan kita, bagaimana selalu unggul terkait dengan kesulitan, kesabaran dan kegigihan dan tokoh-tokoh dalam pewayangan bisa kita teladani dalam kehidupan kita bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. dalam cerita wayang juga menggambarkan bagaimana mencapai suatu kemuliaan dan kehidupan yang lebih baik disertai dengan kerja keras. ini sesuai filosofi hidup yang mengajarkan nilai-nilai Luhur budaya bangsa.

Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan pergelaran wayang kulit ini, tidak hanya digelar hari ini saja, namun bisa digelar secara rutin, guna menjaga serta merawat seni budaya wayang kulit, sebagai budaya adiluhung yang harus kita rawat kita pelihara, pinta Wagub Riza Patria.

Ketua Wilayah Kusumo Hondrowino DKI Jakarta Kanjeng Raden Aryo Mulyatno Prawirodiningrat, SH. MH dalam sambutannya menjelaskan bahwa Yayasan Kusuma Hondrowino merupakan wadah atau tempat ngumpulke Balung pisah Sentono dan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dalam turutserta nguri-uri budaya Jawa, khususnya Keraton Surakarta, dan pergelaran wayang kulit hari ini merupakan peringatan hari ulang tahun paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta.

Dan Kusumo Hondrowino DKI Jakarta ini merupakan wadah bagi seniman, untuk itu kami mengajak seluruh warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk bergabung di KH DKI Jakarta untuk belajar maupun memperdalam kesenian tradisional nusantara, khususnya dari kesenian Kerajaan Mataram, baik seni pewayangan, seni tari, Gamelan/Karawitan, Ketoprak serta kesenian tradisional lainnya, pinta KRA Mulyatno Prawirodiningrat, SH. MH

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, KRT Drs. H Leles Sudarmanto, MM. MBA bahwa PJT mengapresiasi Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta yang memiliki kepedulian tinggi dalam Pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Jawa, khususnya di Jakarta dan sekitarnya, apalagi saat ini di era globalisasi, generasi muda kita mudah terpengaruh oleh budaya luar, ini menjadi tantangan bagi kita semua masyarakat, juga Pemerintah Pusat maupun daerah untuk tetap menjaga kelestarian budaya kita.

Malam ini juga turut hadir Ketua Paguyuban dari 35 Kabupaten /Kota se-Jawa Tengah, kita juga berharap Paguyuban – Paguyuban di Jabodetabek ini akan bisa lebih aktif lagi dalam nguri-uri budaya daerah masing-masing, harapnya. (Maman.M19News.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *