Jawa Barat

Masuk 10 Besar Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi, Tim Penilai Kunjungi Kelurahan Jatirahayu

×

Masuk 10 Besar Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi, Tim Penilai Kunjungi Kelurahan Jatirahayu

Sebarkan artikel ini

M19NEWS, Kota Bekasi – Pemkot Bekasi mengadakan Lomba Kinerja Kelurahan Tahun 2023.

Sejumlah kelurahan di masing-masing kecamatan di Kota Bekasi mengirimkan perwakilannya untuk mendapatkan penilaian.

Untuk kecamatan Pondok Melati, Kelurahan Jatirahayu terpilih menjadi perwakilan dari kecamatan Pondok Melati dan masuk 10 besar.

Tim penilai kembali mengunjungi wilayah kelurahan Jatirahayu, pada Selasa 14 Maret 2023.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pondok Melati Heni Setiowati, Lurah Jatirahayu Ferry Priadi Kurniawan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Bekasi Lia Erniani dan elemen masyarakat lainnya

Lurah Jatirahayu, Ferry Priadi Kurniawan menyatakan bersyukur setelah kelurahan Kelurahan Jatirahayu bisa masuk 10 besar. Ada 5 RW yang mendapat penilaian terkait UMKM dan cagar budaya.

Menurutnya, hasil ini merupakan peran dari para aparat RW dan RT di kelurahan Jatirahayu.

Ia menyadari ada yang perlu diperbaiki ke depannya agar lebih baik lagi.

“Saya akan melakukan perbaikan- perbaikan. Dengan adanya tim hadir di sini pastinya ada sedikit yang harus kita perbaiki dan mudah mudahan ini dapat meningkatkan baik peningkatan pelayanan maupun UMKMnya,” jelasnya.

Dia berharap wilayahnya bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari tim penilai.

Sementara itu, Camat Pondok Melati Heni Setiowati menjelaskan bahwa tim penilai telah melakukan kunjungan ke lokasi di kelurahan Jatirahayu.

Menurutnya, ada tiga kriteria yang dinilai seperti kewilayahan, kepemerintahan dan administrasi yang bisa menjadi media memperbaiki tata kelola admistrasi dan pelayanan di Kelurahan Jatirahayu.

“Tentunya lomba ini untuk media kami memperbaiki tata kelola administrasi. Kami upayakan untuk memperbaiki tata kelola administrasi dan pelayanan. Harapan ke depan lebih baik lagi,” katanya.

Heni menambahkan bahwa objek yang dinilai apakah sesuai dengan indikator yang diminta seperti keberadaan rumah sehat, PSU, koperasi, bank sampah, poskamling dan lainya.

Dia berharap, Jatirahayu mampu mendapatkan hasil maksimal dan lebih baik lagi sehingga bisa maju ke tahap selanjutnya.

(Kusni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *