Example 728x250

Dinsos Kabupaten Bekasi Adakan Pembinaan Administrasi LKS, Dalam Rangka Memberikan Pelayanan serta Kualitas Semakin Baik

M19News, Bekasi – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi mengadakan Kegiatan Pembinaan Administrasi Lembaga Kesejahteraan Masyarakat(LKS) dalam rangka memberikan pelayanan serta kualitas semakin baik kepada masyarakat.

Untuk diketahui, administrasi merupakan hal yang sangat penting dalam suatu lembaga, baik itu lembaga formal maupun lembaga non formal, dengan adanya kelengkapan administrasi otomatis pelayanan serta kualitas lembaga semakin membaik dan dapat berjalan dengan lancar.

Lembaga Kesejahteraan Sosial di sebut  LKS adalah organisasi sosial atau perkumpulan sosial yang melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang di bentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari dari tanggal 13 hingga 14 Oktober 2022 di Hotel Grand Zuri, Jababeka-Cikarang Baru.

Pada hari pertama Pembinaan Administrasi Lembaga Kesejahteraan Masyarakat (LKS), di Pimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Kustanto.

Menurutnya, beliau menghimbau agar setiap lembaga sosial tertib secara administrasi, tujuannya agar Kementrian Sosial maupun Dinas Sosial bisa memantau perkembangan dari lembaga-lembaga tersebut.

Selain itu, tujuan Pembinaan Adminitrasi adalah memberikan Pemahaman konsep-konsep dasar pengelolaan LKS, mereka bisa mencari sumber-sumber melalui Proposal, selama ini kurangnya pengetahuan terhadap cara-cara pengusulan LKS, daftar ulang serta cara-cara pelaporan atas dana-dana yang ada,”ujar Kustanto.

Sambungnya, Peserta pembinaan administrasi LKS yang mengikuti Pembinaan ada 100 orang peserta, acara ini dilaksanakan selama 2 hari dengan harapan pembinaan LKS semakin maju, masalah teknis dan penanggulangan yatim piatu secara umum dapat di pahami dengan baik dan di jalankan secara benar, “papar Kustanto.

Sementara itu, Subkor Dinsos, Murni menambahkan, “Dengan adanya pembinaan ini, masing-masing LKS itu mengetahui bagaimana cara menyusun administrasi yang tertib dan benar sesuai aturan yang benar, jadi pemahaman ini, setiap LKS mampu membuat Proposal secara lengkap dan sesuai aturan yang benar menurut kelembagaan dan LKS yang ada di Dinas Sosial, maka perlu diberikan pengetahuannya, “tutur Murni.

Kemudian kegiatan dilanjutkan di hari kedua, turut hadir Narasumber dari kementrian sosial Republik Indonesia, yang diwakilkan oleh Direktorat pemberdayaan masyarakat, Dini Chairun Nisak,S.com.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan tentang pentingnya Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sesuai dengan KEPMENSOS 272//HUK/2016, tentang pengaturan akreditasi, mengenai standar, tata cara kegiatan dan ketentuan tehnis lain nya.

“Ada 6 standar yang di nilai dalam akreditasi yaitu : Standar Program, Proses Layanan, Manajemen, SDM, Hasil layanan dan Prasarana, kemudian Akreditasi  merupakan prioritas nasional, sehingga LKS yang terdaftar di dinas sosial dan kementrian sosial di Akreditasi maupun yang tidak mengajukan permohonan, Pemerintah menargetkan 3.000 LKS terakreditasi/tahun,”jelas Dini.

Selain itu, tujuan dari Akreditasi adalah melindungi masyarakat dari penyalahgunaan praktik pekerjaan sosial, meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial, serta meningkatkan peran aktif pemerintah, Pemda dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas penyelanggaraan kesejahteraan sosial, “tutup Dini.

Dalam kesempatan tersebut, Para peserta LKS dan narasumber yang hadir, dilakukan juga sesi tanya jawab mengenai banyaknya kendala dan masalah yang terjadi di lembaga-lembaga sosial mereka masing-masing, sehingga suasana menjadi tambah hangat dan akrab.

Dalam acara tersebut hadir juga salah satu peserta LKS Disabled, Subroto berharap kedepannya dengan adanya pembinaan administrasi ini, dapat memberikan motivasi-motivasi kepada anak-anak Disabilitas, Lembaga Disabilitas yang di kelola bisa mandiri, jangan sampai di pandang sebelah mata, dibully karena keterbatasan mereka, harus punya potensi supaya tidak bergantung kepada siapapun, Semoga dengan mengikuti pembinaan ini bisa membangun hasil karya mereka sendiri, ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh peserta LKS lainya, Tika menambahkan, “Semoga dengan terjalinnya kerjasama antara LKS dengan Dinas sosial sebagai mitra, mudah-mudahan masalah masyarakat dapat di tangani dengan baik, dengan adanya LKS-LKS maka dapat membantu pemerintah dalam menangani langsung permasalahan dan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dapat di alokasikan secara baik dan benar dengan tepat sasaran seperti bantuan sosial yang dilontarkan oleh Kementrian Sosial, “ucapnya.

Disinggung mengenai Pembinaan Administrasi selama 2 hari, Tika mengatakan banyak keilmuan keilmuan yang kami dapatkan baik dari dinas sosial, maupun Kementrian sosial lebih tertib secara adminitrasi, terutama dalam hal Akreditasi, kenapa lembaga kita harus terakreditasi? Supaya memiliki nilai plus untuk lembaga kita kepada masyarakat,ungkap, “imbuhnya.

Kemudian lebih lanjut lagi dia menambahkan, “bahwa melalui pelatihan-pelatihan ini khususnya Dinas sosial dan kementrian sosial bisa lebih menjembatani kepada LKS dan masyarakat dan juga harapan nya semoga lebih banyak lagi LKS-LKS lain, baik di kabupaten Bekasi ataupun di kota-kota lainnya, supaya kita dapat membina masyarakat menuju kesejahteraan,”pungkasnya.

Diakhir acara kepada peserta Pembinaan Administrasi LKS di berikan sertifikat Penghargaan, Semoga semua LKS yang sudah mengikuti Pembinaan ini bisa memberikan edukasi dan melengkapi segala administrasi di lembaganya masing-masing.

Reporter : Hanum. T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *