Example 728x250

Bawaslu Jakarta Timur Gandeng SMSI Sosialisasi dan Pengawasan Pemilu Jurdil

M19News, Jakarta: Ketua dan sejumlah anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Timur menerima kunjungan silaturahmi perwakilan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jakarta Timur di Kantor Bawaslu Jakarta Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat 23 Desember 2022.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Timur Sakhroji hadir bersama sejumlah anggota Bawaslu Jakarta Timur yakni Ahmad Syarifudin Fajar, dan Marhadi.

Sementara dari pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jakarta Timur dihadiri Wisnu Wicaksana selaku Ketua, Mahar Prastowo Sekretaris dan Anggiat sebagai bendahara.

Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji menyebut pentingnya peran media dalam pengawasan jalannya proses tahapan dan pelaksanaan pemilu nanti.

Menurut dia, Bawaslu dan media massa sama-sama sebagai pilar demokrasi yang bertugas mengawal dan mengawasi pemilu jurdil.

“Silaturahmi dan auidensi ini kita lakukan berdasarkan prinsip prinsip media dan prinsip prinsip Bawaslu Kota Jakarta Timur yang sama sama sebagai pilar demokrasi,” kata Sakhroji.

Kesamaan ini, kata Sakhroji perlu terus dibangun antara Bawaslu dan Media khususnya pihak SMSI.

“Ada sisi sisi kesamaan yang perlu kita bangun sehingga semua bisa mengawal demokrasi dan mengawasi pemilu sesuai ketentuan Undang-undang termasuk memberikan melakukan pengawasan partisipatif,” tambahnya.

Ia berharap pengawasan bersama ini bisa mewujudkan demokrasi yakni pemilu yang baik sesuai ketentuan undang-undang dan azas pemilu yang Luber, Jurdil, aman dan damai.
“Berintegritas baik sisi penyelenggara, kontestan, dan hasilnya bisa diterima semua pihak,” tutupnya.

Saat yang sama, Ketua Divisi Pengawasan dan Pencegahan Bawaslu Jakarta Timur Marhadi menyebut bahwa SMSI bersama Bawaslu bisa bekerjasama mengawasi pelanggaran tahapan dan pelaksanaan pemilu nanti.

“Jadi kita sama sama mengawasi pemilu ini agar berjalan Jujur adil dan demokratis. Kecurangan kecurangan jika seluruh masyarakat, insan media bisa mengawasi maka potensi potensi pelanggaran pun bisa dicegah,” ujarnya.

Ia berharap langkah konkrit kerjasama dua pihak antara SMSI dan Bawaslu bisa rumuskan salah satunya bersama sama turun ke masyarakat menyosialisasikan bahaya hoaks, money politic dan politik identitas atau Sara.

Sementara itu, Ketua SMSI Jaktim Wisnu Wicaksana menegaskan dibentuknya SMSI untuk melawan informasi hoaks di masyarakat.

“Visi misi kita terutama melawan informasi hoaks sebagai musuh besar masyarakat,” ucapnya.

Ia mensoroti penggunaan sosmed yang tidak bijak di kalangan generasi muda, karenanya SMSI ingin menggandeng Bawaslu melawan penyebaran informasi hoaks khususnya terkait pemilu.

“Bawaslu adalah corong kemajuan NKRI dan ujung tombak demokrasi kita. Kita sebagai media dengan tupoksi kontrol sosial ingin bekerjasama menyampaikan informasi yang benar benar valid,” terangnya.

(Mht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *