Siapkan Aparatur Pengawas Pemilu yang Berintegritas, Bawaslu Jakarta Timur Gelar Fasilitasi dan Pembinaan

M19NEWS, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Timur kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitasi dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu bertempat di Hotel Balairung, Jakarta, pada Rabu 31 Mei 2023.

Mengundang sejumlah pemateri yakni Peneliti Utama BRIN Prof Dr Lili Romli l, M.S.i, dan Pegiat Pemilu Dr Fira Mubayyinah.

Acara dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Mahyudin disaksikan Ketua dan anggota Bawaslu Jakarta Timur.

Peserta rakor terdiri dari staf Bawaslu Kota Jakarta Timur, Panwaslu Kecamatan, PKD/Panwaslu Kelurahan, perwakilan Mahasiswa dan media massa.

Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Sakhroji, hadir bersama Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat H Marhadi.

Juga Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Tami Widiastuti, dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Ahmad Syarifudin Fajar.

Kegiatan tersebut bertujuan melakukan Penguatan Kapasitas Pengawas Pemilu dalam Mengawasi Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak tahun 2024.

“Hari ini Bawaslu Jakarta Timur mengadakan kegiatan rapat koordinasi fasilitasi pembinaan aparatur pengawas pemilu. Jadi di sini kita memberikan materi pemguatan tentang tugas kewenangan dan kewajiban Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan,” beber Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Sakhroji.

“Pembekalan-pembekalan materi materi dari berbagai narasumber kita terus sampaikan agar mereka terus mendapatkan ilmu pemahaman tentang tugas dan kewenangan (Panwas),” ucap Sakhroji.

Lebih lanjut, Dia mengingatkan peserta aparatur Panwaslu untuk membaca dan memahami aturan-aturan atau regulasi terkait tugasnya seperti peraturan KPU dan Bawaslu.

“Saya kira dengan kita sering memberikan materi mudah-mudahan mereka lebih paham sehingga mereka dapat menjalankan tugas pengawasan kewenangan dan kewajibannya sesuai peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut panwaslu bisa mengawasi pemutakhiran data pemilih khususnya data ganda dan yang telah meninggal.

“Kita minta Panwaslu mencermati data ganda, termasuk kita telah meminta data penduduk meninggal kepada Disdukcapil tingkat kecamatan untuk di crosscek di DPT online apakah masih ada yang masih terdaftar,” tandasnya.

Sementara itu Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Mahyudin mengatakan, ingin memberikan semangat kepada para petugas Panwaslu.

“Kami hanya memberikan semangat kepada mereka (Panwaslu) untuk melaksanakan tugas dan kewenangan sebagai pengawas pemilu,” ucap Mahyudin.

Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Mahyudin. Foto: Ist.

“Kami mengingatkan mereka agar selalu siap sedia melaksanakan tugas yang ada. Sangat siap terutama di Jakarta Timur pekerjaan yang dilakukan selama ini dalam hal mengawasi kegiatan sosialisasi. Mereka menemukan dugaan pelanggaran yang sukses mereka cegah dan memrosesnya,” ucapnya.

Dia mengingatkan Panwaslu agar tetap berkoordinasi dan ekstra kerja keras serta bisa melibatkan masyarakat sehingga pengawasan bisa berjalan dengan baik.

“Melibatkan masyarakat sangat penting karena pemilu ini kan juga menjadi bagian dalam penyelenggaraan pesta demokrasi artinya ini adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat. Kami sangat berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif karena ini bukan hanya tugas pengawas pemilu,” bebernya.

“Tugas seluruh elemen masyarakat bahkan
Partai politik kami minta juga melakukan pengawasan apa yang harus dilakukan oleh mereka saling mengawasi antara sesama peserta pemilu,” tandasnya. (Mht)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *