Example 728x250

DPD ASOBSI Dalam Rangka Memperingati HUT Kota Bekasi Ke-25 Gelar Klassik Award

M19News, Kota Bekasi – Untuk mengapresiasi sekolah-sekolah yang melaksanakan program bank sampah disekolah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kota Bekasi menggelar Kelasssik Award di Restaurant Raja Sunda Belasi, Jl. Jendral sudirman KM 34 No. 1 Kota Bekasi, selasa (29/3/2022)

Hadir dalam acara Kelasssik Award, Yayan Yuliana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Choiruman J Putro, DPRD Kota Bekasi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H. Inayatullah, Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kota Bekasi, Pemimpin Cabang PT. Pegadaian Cabang Bekasi Utara, Ketua BSIP, Ketua DPD Asobsi Kota Bekasi, Para Mitra dan Binaan Asobsi, para tokoh dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutanya Yayan Yuliana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi yag mewakili Plt. Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada DPD Asobsi Kota Bekasi.

“Atas nama Dinas Lingkungan Hidup dan mewakili Plt. Walikota Bekasi, mengucapkan terimakasih banyak dan apresiasi pada DPD Asobsi Kota Bekasi yang telah sukses menyelenggarakan Kelasssik Award.

“Mudah-mudahan dengan acara ini terutama anak-anak dan seluruh warga masyarakat Kota Bekasi betul-betul cinta terhadap lingkungan dan bisa memperhatikan terhadap lingkungan kita,” jelas Yayan.

Menurut Yayan kepedulian terhadap lingkungan itu berawal dari lingkungan kecil dulu yaitu keluarga. Oleh karena itu dirinya selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengajak semua warga Kota Bekasi untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Apa yang disampaikan Yayan senada juga yang disampaikan Choiruman J Putro DPRD Kota Bekasi. Menurutnya apa yang dilakukan Asobsi itu sangat mulia, memberikan edukasi dan mengajak masyarakat mengelola sampah dengan benar.

“Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), lembaga ini tentu tak se-tenar organisasi olahraga atau lembaga persekutuan lainnya. Tetapi, lembaga ini punya peran penting dalam gerakan pengelolaan sampah di tanah air,” papar Choiruman J Putro kepada wartawan.

Lanjutnya,” Pengelolaan sampah yang perlu diperhatikan saat ini adalah harus didampingi unsur organisasi masyarakat dan juga melibatkan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Kita tingkatkan, kita kembangkan sampa-sampah agar bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat.”

Listia Dewi Ratna wati selalu ketua panitia penyelenggara kelasssik Award dalam keterangan ke pada media menyampaikan bahwa pengelolaan sampah secara baik itu sangat diperlukan.

“30 persen sampah itu harus diolah dari sumbernya, maka dari itu Asobsi memberikan edukasi pengelolaan sampah, dan sasarannya adalah para pelajar di sekolah. Sekolah yang melaksanakan program bank Sampah di sekolah ini kami berikan apresiasi, dari apa yang kami lakukan ini alhamdulillah hasilnya sangat baik, dari TK sampai perguruan tinggi sudah waiting list menunggu untuk disosialisasi,” papar Listia.

Sebagai ketua panitia, Listia yang juga sebagai bendahara DPD Asobsi Kota Bekasi dan sebagai seksi pembinaan dan Edukasi Asobsi DPW Propinsi Jawa Barat sangat berpengalaman, Hal ini terlihat dari suksesnya acara Kelassssik Award. Acara yang dikemas apik dengan menampilkan video kreatif, bincang cerdas dan penandatanganan MOU.

“Kelasssik Award, juara pertama SMPN 38 Bekasi Utara, Juara kedua SDN Perwira 4 Bekasi Utara, dan juara ketiga SD Alam Terbuka Taman Firdaus Mustika Jaya, juara harapan 1 SMPN 25 Bekasi Utara dan juara harapan 2 SMPN 5 Bekasi utara Dengan demikian para pemenang mendapatkan sertifikat dari Plt. Wali Kota dan hadiah berupa uang pembinaan dari pegadaian. Dan juara 1 mendapat piala bergilir Plt. Wali Kota Bekasi,” ujarnya.

Syfa Maulida Harlies SMPN 38 Bekasi Utara mengaku senang sekolahnya bisa meraih juara. Ia datang bersama ibu Mayroh guru kelasnya.

“Alhamdulillah kami juara satu, kami bersyukur pada Allah, kami berterimakasih pada semuanya, kepala sekolah, pada para guru dan kawan-kawan semua yang telah mendukung karya kami. Harapan saya khususnya anak-anak sekolah untuk peduli pada kebersihan, tempatkan sampah pada tempatnya,” tutur syfa.

Ketua Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Edi Supangat merasa senang dengan kegiatan Asobsi, apalagi sekarang merambah ke sekolah-sekolah.

“Sangat senang dan apresiasi kegiatan Asobsi ini. Untuk menggerakkan masyarakat selama pandemi Covid-19, ada beberapa kegiatan dari bank 9 hanya di beberapa RW saja yang tetap berjalan jadi kami selalu aktif memberikan motivasi dan melakukan sosialisasi pada tiap RW untuk menggerakkan warganya di wilayah masing masing,” ucap Edi.

Satwoko Hapsoro, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan audiensi atau pembahasan kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan pemahaman soal pengelolaan sampah kepada seluruh sekolah di Kota Bekasi.

“Alhamdulillah Edukasi dari Asobsi bisa diterima dengan baik, dan kami terus akan merambah kepada berbagai komunitas dan fokusnya kami akan melakukan itu di setiap sekolah yang berada di Kota Bekasi,” katanya.

Lebih lanjut ia pun beranggapan bahwa bank sampah yang sudah ada saat ini belum berjalan efektif. Pasalnya untuk pengumpulan sampah hanya satu kali dalam sepekan. Sampah tersebut dikumpulkan dari masyarakat ke bank sampah.

“Dari 300 Bank Sampah memang tidak seluruhnya aktif. Tetapi akan lebih efektif lagi jika seluruhnya aktif mengelola sampah dari hulunya,” ucapnya.

Satwoko berharap Asobsi Kota Bekasi bisa terus mengelola sampah di Kota Bekasi, selalu berinovasi bagaimana caranya sampah-sampah ini menjadikan sumber mata uang. Disamping itu sampah juga dapat dijadikan aksesoris maupun pernak-pernik yang bisa dijual melalui UMKM di Kota Bekasi.

“Kita tingkatkan, kita kembangkan sampah-sampah agar bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat, buat inovasi pbaru kerjasama untuk pemodalnya dengan Bank Patriot Syariah Kota Bekasi maupun dari Corporate Social Responsibility (CSR). Intinya masyarakat harus hobi dan mau berkreasi,” himbaunya.

Dilokasi yang sama, Koordinator Asobsi Kecamatan Rawalumbu Rini Puji Setianingsih, usai acara kepada media mengucapkan, “Terimakasih pada jajaran koordinator Asobsi kecamatan yang menjembatani kesekolah sekolah untuk program Kelassik di masing” wilayah yg ada di 12 kecamatan di kota Bekasi, “ucapnya.

Selain itu, pihak Asobsi kecamatan ini, yang mensosialisasikan dan mengedukasi program Kelassik pengolahan sampah jelantah dan plastik disekolah oleh siswa kreatif ini, “tutup Rini.

Reporter : Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *